Wuling Motors – memastikan akan memperkenalkan mobil listrik terbaru mereka, Wuling Aira EV, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada akhir Juli. Kehadiran model ini menjadi langkah baru Wuling dalam memperluas jajaran kendaraan listrik di Indonesia. Khususnya pada segmen mobil perkotaan yang semakin di minati masyarakat.
Meski sama-sama bermain di kelas city car listrik, Wuling menegaskan bahwa Aira EV bukanlah penerus dari Air EV yang telah lebih dulu di pasarkan sejak 2022. Sebaliknya, model anyar ini di posisikan sebagai alternatif baru yang melengkapi pilihan konsumen dengan karakter desain, dimensi, dan spesifikasi yang berbeda.
Wuling Pastikan Aira EV Meluncur di GIIAS 2026
Kepastian mengenai peluncuran Wuling Aira EV disampaikan langsung oleh Deputy Secretary of SGMW Overseas Business Department CPC Committee & Compliance Officer, Liu Yan. Dalam keterangannya di Liuzhou, Guangxi, China, ia mengungkapkan bahwa Indonesia akan menjadi salah satu pasar penting bagi peluncuran kendaraan listrik terbaru tersebut.
Menurut Liu Yan, Wuling telah menyiapkan Aira EV untuk di perkenalkan secara resmi kepada publik dalam pameran otomotif GIIAS 2026. Ajang tersebut di pilih karena menjadi salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia. Sekaligus momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi terbaru perusahaan.
Sebelumnya, Wuling Motors Indonesia juga telah memberikan gambaran awal mengenai kendaraan ini melalui sesi display di Central Park Mall, Jakarta, pada Juni 2026. Kehadiran unit tersebut menarik perhatian pengunjung dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai waktu peluncurannya.
Bukan Pengganti Air EV, tetapi Menambah Pilihan Konsumen
Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian, menegaskan bahwa Aira EV tidak akan menggantikan Air EV yang saat ini masih di pasarkan di Indonesia.
Menurutnya, kedua model akan tetap di pasarkan secara bersamaan karena menyasar kebutuhan konsumen yang berbeda. Air EV masih memiliki tempat tersendiri di pasar kendaraan listrik nasional. Sementara Aira EV hadir sebagai opsi baru dengan karakter yang berbeda.
Strategi tersebut di harapkan mampu memperluas pangsa pasar Wuling pada segmen kendaraan listrik perkotaan. Dengan semakin banyak pilihan produk, konsumen dapat menyesuaikan kendaraan sesuai kebutuhan, preferensi desain, maupun anggaran yang dimiliki.
Dimensi Lebih Besar dengan Tampilan yang Lebih Modern
Dari sisi ukuran, Wuling Aira EV menawarkan dimensi yang lebih besar di bandingkan Air EV. Mobil ini memiliki panjang sekitar 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.190 mm.
Jika di bandingkan dengan Air EV yang memiliki panjang sekitar 2.974 mm, Aira EV menawarkan ruang yang lebih lega. Penambahan dimensi tersebut di harapkan dapat meningkatkan kenyamanan. Baik bagi pengemudi maupun penumpang saat di gunakan untuk mobilitas harian.
Selain ukuran bodi yang lebih panjang, desain eksterior Aira EV juga tampil dengan identitas tersendiri. Mobil ini mengusung konsep membulat pada berbagai bagian bodi sehingga menghadirkan kesan modern sekaligus ramah. Bentuk lampu depan dan belakang yang menggunakan desain melingkar semakin memperkuat karakter unik kendaraan listrik terbaru Wuling tersebut.

Test drive Wuling Aira EV di Lizhuo, Guanxi, China, Rabu (1/7/2026).
Interior Mengutamakan Nuansa Hangat dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, Wuling Aira EV menawarkan suasana yang cukup nyaman berkat penggunaan kombinasi warna cokelat dan krem pada berbagai bagian interior. Warna tersebut di aplikasikan pada dashboard, door trim, hingga pelapis jok sehingga menciptakan kesan hangat selama berkendara.
Meskipun demikian, material yang di gunakan masih di dominasi bahan khas mobil di kelas entry-level. Hal tersebut membuat nuansa premium belum terlalu terasa, namun tetap sejalan dengan posisi Aira EV sebagai kendaraan listrik yang di tujukan untuk pasar dengan harga yang kompetitif.
Pendekatan tersebut di nilai cukup wajar karena fokus utama mobil ini adalah menghadirkan kendaraan listrik yang praktis, efisien, dan mudah di jangkau oleh masyarakat luas.
Tersedia Dua Pilihan Baterai dengan Jarak Tempuh Berbeda
Pada sektor performa, Wuling Aira EV akan hadir dalam dua pilihan kapasitas baterai. Varian pertama di bekali baterai berkapasitas 16,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 205 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Sementara itu, varian kedua menggunakan baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan estimasi jarak tempuh mencapai sekitar 301 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menentukan model yang paling sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Baik untuk perjalanan singkat di dalam kota maupun aktivitas dengan mobilitas yang lebih tinggi.
Tetap Menggunakan Penggerak Roda Belakang
Seperti Air EV, Wuling Aira EV masih mengandalkan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Konfigurasi ini di padukan dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 40 daya kuda.
Untuk menunjang berbagai kondisi berkendara, mobil listrik ini juga di bekali tiga pilihan mode berkendara, yaitu ECO, Standard, dan Sport. Kehadiran mode tersebut memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai kebutuhan. Mulai dari efisiensi energi hingga performa yang lebih responsif.
Dengan kombinasi desain baru, dimensi yang lebih besar, serta pilihan baterai yang lebih beragam, Wuling Aira EV di proyeksikan menjadi salah satu alternatif menarik di pasar mobil listrik Indonesia. Kehadirannya di GIIAS 2026 juga menunjukkan komitmen Wuling dalam memperluas lini kendaraan listrik. Sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil ramah lingkungan.