Barcelona – mengambil langkah baru dalam upaya memperkuat lini serang menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Klub asal Catalunya itu kini semakin dekat dengan penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, setelah rencana mendatangkan Julian Alvarez tidak membuahkan hasil.
Nama Jesus muncul sebagai alternatif yang di nilai memungkinkan untuk direkrut dalam waktu singkat. Terlebih, jendela transfer akan segera berakhir pada 1 September 2026 sehingga Barcelona harus bergerak cepat untuk menyelesaikan kebutuhan skuadnya.
Menurut laporan BBC pada Minggu (30/8/2026) malam WIB, pembicaraan mengenai kepindahan Jesus telah mencapai tahap lanjutan. Sejumlah detail masih harus di bereskan sebelum kesepakatan dapat di tuntaskan.
Jika tidak muncul hambatan dalam proses akhir negosiasi, penyerang asal Brasil tersebut berpeluang segera meninggalkan Arsenal. Jesus di jadwalkan menuju Barcelona pada Senin (31/8/2026) untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai salah satu tahapan penting sebelum transfer diresmikan.
Gabriel Jesus Pilih Barcelona daripada Napoli
Barcelona bukan satu-satunya klub yang tertarik mendapatkan Gabriel Jesus. Napoli sebelumnya juga masuk dalam persaingan untuk mendapatkan jasa penyerang berusia 29 tahun tersebut.
Meski demikian, Jesus pada akhirnya lebih condong memilih Barcelona sebagai tujuan berikutnya. Keputusan tersebut sekaligus membuka kesempatan baginya untuk merasakan persaingan di Liga Spanyol setelah menjalani karier panjang di sepak bola Inggris.
Barcelona di sebut hanya perlu menyediakan dana transfer sekitar 10 juta euro untuk memboyong Jesus dari Arsenal. Angka tersebut menjadi bagian dari kesepakatan yang tengah di selesaikan menjelang berakhirnya periode transfer.
Apabila kepindahannya benar-benar terealisasi, Jesus akan menutup perjalanan lebih dari sembilan tahun di Inggris. Selama periode tersebut, ia pernah memperkuat dua klub besar Premier League, yakni Manchester City dan Arsenal.
Pengalaman panjang itu membuat Jesus memiliki rekam jejak yang cukup matang di level tertinggi. Selain beroperasi sebagai penyerang tengah, fleksibilitasnya di lini depan juga dapat memberikan pilihan tambahan bagi Barcelona.
Perjalanan Gabriel Jesus Bersama Arsenal
Gabriel Jesus mulai menjadi bagian dari Arsenal pada 2022. The Gunners mendatangkannya dari Manchester City untuk menambah kekuatan di sektor penyerangan.
Sejak bergabung dengan klub London Utara, Jesus telah memainkan 123 pertandingan di berbagai kompetisi. Dalam jumlah penampilan tersebut, pemain asal Brasil itu mampu menghasilkan 32 gol.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah gol. Jesus juga mencatatkan 22 assist selama membela Arsenal, menunjukkan perannya dalam membantu menciptakan peluang bagi pemain lain.
Selain itu, Jesus menjadi bagian dari skuad Arsenal yang berhasil menjuarai Premier League pada musim lalu. Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanannya bersama The Gunners.
Namun, kebersamaan Jesus dan Arsenal kini berada di ambang akhir. Barcelona menjadi tujuan yang paling berpeluang untuk melanjutkan perjalanan karier sang striker.

Gabriel Jesus.
Mikel Arteta Sempat Beri Petunjuk soal Masa Depan Jesus
Tanda-tanda mengenai kemungkinan Gabriel Jesus meninggalkan Arsenal sebenarnya sudah muncul sebelum kabar kesepakatan dengan Barcelona menguat.
Pada Kamis (27/8/2026), manajer Arsenal Mikel Arteta mengungkapkan bahwa Jesus tidak mengikuti sesi latihan bersama tim. Saat itu, Arsenal tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan tandang menghadapi Aston Villa.
Laga Aston Villa melawan Arsenal di jadwalkan berlangsung pada Selasa (1/9/2026) pukul 02.00 WIB.
Absennya Jesus kemudian memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya. Akan tetapi, Arteta tidak memberikan penjelasan panjang ketika di tanya apakah situasi tersebut berkaitan dengan kemungkinan transfer.
Pelatih asal Spanyol itu hanya menyebut kondisi yang di hadapi Jesus sebagai persoalan personal. Arteta juga menganggap situasinya sudah cukup jelas tanpa memberikan informasi tambahan mengenai masa depan pemainnya.
Pernyataan tersebut kemudian semakin menarik perhatian setelah Barcelona dilaporkan berada dalam tahap lanjutan untuk menyelesaikan transfer Jesus.
Barcelona Gagal Membuka Negosiasi untuk Julian Alvarez
Sebelum mengalihkan perhatian kepada Gabriel Jesus, Barcelona sebenarnya mempunyai target lain untuk mengisi posisi penyerang.
Julian Alvarez menjadi pemain yang sebelumnya masuk dalam radar utama klub Catalunya. Barcelona berusaha mendapatkan striker Argentina tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat lini depan.
Namun, rencana itu sulit diwujudkan. Atletico Madrid, klub yang masih memiliki ikatan kontrak dengan Alvarez, tidak bersedia melakukan negosiasi dengan Barcelona terkait transfer sang pemain.
Kondisi tersebut memaksa Blaugrana mencari alternatif lain. Dengan waktu bursa transfer yang semakin terbatas, Barcelona kemudian bergerak mendekati Jesus.
Peluang mendapatkan mantan pemain Manchester City tersebut di nilai lebih terbuka. Negosiasi pun berkembang hingga akhirnya memasuki tahap akhir menjelang penutupan jendela transfer.
Gabriel Jesus Berpeluang Jadi Rekrutan Keempat Barcelona
Aktivitas Barcelona dalam memperkuat lini depan pada musim panas 2026 tergolong cukup agresif. Klub tersebut sebelumnya telah mendatangkan sejumlah pemain untuk meningkatkan kedalaman skuad.
Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Jesse Bisiwu menjadi tiga nama yang lebih dahulu bergabung. Jika seluruh proses transfer berjalan lancar, Gabriel Jesus akan menyusul sebagai penyerang keempat yang direkrut Barcelona pada musim panas ini.
Kehadiran Jesus di harapkan memberikan pilihan tambahan bagi Barcelona dalam menjalani kompetisi sepanjang musim. Pengalamannya bermain di Premier League dan berbagai pertandingan penting juga menjadi modal berharga ketika memasuki lingkungan baru.
Untuk saat ini, perhatian tertuju pada proses pemeriksaan medis dan penyelesaian detail terakhir dalam kesepakatan transfer. Barcelona memiliki waktu yang semakin terbatas karena bursa pemain akan di tutup pada 1 September.
Jika semua tahapan berjalan tanpa kendala, Gabriel Jesus akan segera mengakhiri masa baktinya bersama Arsenal dan memulai perjalanan baru di Spanyol. Kepindahan tersebut juga akan menandai berakhirnya periode panjang sang striker di sepak bola Inggris sekaligus membuka kesempatan baru bersama Barcelona.