Dua Ganda Putri Indonesia – berhasil menjaga peluang meraih medali pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sukses menembus babak perempat final.

Pencapaian tersebut membuat kedua pasangan semakin dekat dengan podium. Terlebih, ajang bergengsi ini menjadi pengalaman penting bagi mereka untuk bersaing melawan pasangan terbaik dunia.

Indonesia sebelumnya membawa tiga pasangan pada sektor ganda putri di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Dari jumlah tersebut, Rachel/Febi dan Febriana/Trias berhasil memastikan tempat di delapan besar.

Namun, keduanya mendapatkan tiket perempat final melalui situasi pertandingan yang berbeda. Rachel/Febi melaju setelah lawannya mundur. Sementara itu, Febriana/Trias harus melewati pertarungan tiga gim untuk menyingkirkan salah satu unggulan.

Rachel/Febi Melaju Setelah Wakil Jepang Mundur

Rachel/Febi menghadapi pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, pada pertandingan Kamis (20/8/2026). Duel tersebut akhirnya berhenti sebelum kedua pasangan menyelesaikan pertandingan.

Pasangan Indonesia lebih dahulu kehilangan gim pembuka dengan skor 9-21. Akan tetapi, Rachel/Febi mampu memberikan respons positif pada gim kedua.

Mereka berhasil memimpin 11-6 ketika Fukushima/Matsumoto memutuskan tidak melanjutkan pertandingan. Keputusan mundur dari pasangan unggulan kedua itu secara otomatis membawa Rachel/Febi menuju babak perempat final.

Rachel mengaku tidak menduga pertandingan akan berakhir dengan kondisi tersebut. Bahkan, ia tidak mengetahui secara pasti alasan pasangan Jepang memilih berhenti.

Menurut Rachel, kemenangan dengan situasi seperti itu bukan hasil yang mereka harapkan. Meski demikian, ia tetap mendoakan kondisi Fukushima/Matsumoto apabila keputusan mundur tersebut berkaitan dengan masalah fisik.

“Bukan cara menang yang kami inginkan, tapi kami juga sejujurnya tidak tahu apa yang terjadi. Tiba-tiba tadi mereka menyatakan mundur, tapi bila ada yang cedera, kami berharap tidak terlalu serius dan doa yang terbaik untuk Yuki/Mayu,” ujar Rachel melalui keterangan PBSI.

Hasil itu tetap menjadi pencapaian penting bagi Rachel/Febi. Mereka kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk membuka jalan menuju medali Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Rachel Febi dan Febriana Trias melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Ana (kiri) dan Trias saat bertanding melawan Malaysia.

Febriana/Trias Singkirkan Unggulan Kelima

Perjalanan berbeda dilalui Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Pasangan Indonesia tersebut harus bekerja keras ketika menghadapi unggulan kelima asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.

Febriana/Trias mendapatkan perlawanan ketat sejak gim pertama. Mereka bahkan harus menyerahkan gim pembuka kepada Pearly/Thinaah setelah kalah tipis 20-22.

Kegagalan tersebut tidak membuat pasangan Indonesia kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, mereka meningkatkan permainan pada gim kedua dan mampu menjaga peluang untuk memenangkan pertandingan.

Febriana/Trias kemudian merebut gim kedua dengan skor 21-18. Hasil itu membuat pertandingan harus berlanjut menuju gim penentuan.

Momentum akhirnya berada di tangan pasangan Indonesia. Mereka tampil lebih dominan pada gim ketiga dan membatasi perkembangan permainan Pearly/Thinaah.

Febriana/Trias menutup gim terakhir dengan kemenangan 21-12. Dengan demikian, mereka mengamankan tiket perempat final melalui kemenangan 20-22, 21-18, dan 21-12.

Trias bersyukur karena strategi yang telah dipersiapkan dapat berjalan sesuai rencana. Meski lawan dinilai belum mencapai performa terbaik, ia tetap menganggap pasangan Malaysia sebagai lawan berbahaya.

“Alhamdulillah, hari ini berjalan dengan baik. Apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana,” kata Trias.

Ia menilai kualitas Pearly/Thinaah tetap tidak boleh dipandang sebelah mata. Status sebagai pasangan papan atas dunia menjadi bukti kemampuan mereka di lapangan.

“Mereka memang rasanya belum kembali ke performa terbaik, tapi kualitas mereka yang Top 10 tidak bisa diragukan lagi. Tadi adalah laga yang tidak mudah bagi kami,” lanjutnya.

Satu Kemenangan Lagi Menuju Medali

Tantangan berat kini menanti dua ganda putri Indonesia di perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Keduanya akan menghadapi pasangan kuat dari China dan Korea Selatan.

Rachel/Febi dijadwalkan bertemu Li Yi Jing/Luo Xu Min asal China. Sementara itu, Febriana/Trias akan berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee.

Pertandingan tersebut menjadi sangat penting karena kemenangan akan membawa mereka menuju semifinal. Selain itu, tiket empat besar sekaligus memastikan setidaknya medali perunggu dalam turnamen.

Namun, Febriana menegaskan bahwa mereka tidak ingin terbebani oleh peluang meraih medali. Fokus utama tetap tertuju pada persiapan dan strategi menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kami harus tetap fokus, menyiapkan lagi besok seperti apa, lawan bagaimana. Tapi tidak perlu berpikir itu perempat final, satu kemenangan lagi bisa mengamankan medali,” ujar Febriana.

Dengan dua pasangan yang masih bertahan, Indonesia mempunyai peluang besar membawa pulang medali dari sektor ganda putri. Rachel/Febi dan Febriana/Trias kini tinggal melewati satu rintangan untuk memastikan tempat di podium Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.