Federasi Panjat Tebing Indonesia atau Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menargetkan hasil optimal dengan mengamankan kuota maksimal untuk tiga nomor utama, yakni speed, boulder, dan lead. Setiap negara memiliki batasan pengiriman atlet, yakni maksimal empat orang di setiap kategori yang terdiri dari dua atlet putra dan dua putri.
Target 12 Atlet Tampil di Asian Games 2026
Dalam strategi jangka pendek, Indonesia menargetkan dapat meloloskan total 12 atlet ke Asian Games 2026. Target tersebut di nilai realistis mengingat sebagian atlet sudah lebih dulu mengamankan tiket melalui performa sebelumnya.
Sejauh ini, tiga atlet Indonesia telah memastikan tempat di Asian Games 2026, yaitu:
- Ravianto pada nomor boulder putra
- Putra Tri Rahmadani pada nomor lead putra
- Sukma Lintang pada nomor lead putri
Dengan capaian awal tersebut, peluang Indonesia untuk menambah kuota melalui kejuaraan di China terbuka lebar.
Turunkan Atlet Terbaik, Termasuk Veddriq Leonardo
FPTI memastikan bahwa Indonesia akan tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah nama besar yang telah berpengalaman di level internasional turut memperkuat skuad Merah Putih.
Di antaranya:
- Veddriq Leonardo
- Kiromal Katibin
- Desak Made Rita
- Rajiah Salsabilah
Kehadiran atlet-atlet ini di harapkan mampu mendongkrak peluang Indonesia dalam mengamankan tiket sebanyak mungkin sekaligus menjaga dominasi di nomor speed yang selama ini menjadi andalan.

Pelepasan atlet panjat tebing Indonesia menuju World Climbing Asia Championship Meisan 2026
FPTI Optimistis Meski Sempat Hadapi Tantangan Internal
Ketua FPTI, Yenny Wahid, menyampaikan keyakinannya bahwa tim panjat tebing Indonesia kini telah kembali ke performa terbaik. Hal ini menyusul adanya dinamika internal yang sempat memengaruhi persiapan tim.
Sebelumnya, tim panjat tebing Indonesia menghadapi permasalahan serius yang berdampak pada stabilitas mental dan ritme latihan atlet. Namun, melalui pembenahan internal termasuk pergantian pelatih, kondisi tim kini di nilai semakin solid.
Posisi pelatih speed kini di pegang oleh Galar Pandu Asmor, yang di harapkan mampu membawa metode pelatihan yang lebih modern dan efektif.
Menurut Yenny, tim saat ini telah kembali menjalani latihan secara normal dengan pendekatan yang lebih mutakhir. Kekompakan antara atlet dan tim pelatih juga di nilai semakin meningkat.
Fokus Raih Medali dan Harumkan Nama Indonesia
Selain memburu kuota maksimal untuk Asian Games 2026, FPTI juga menargetkan pencapaian prestasi berupa medali emas di ajang internasional. Target ini sejalan dengan visi jangka panjang untuk menjadikan panjat tebing sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia di tingkat Asia.
Yenny menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya sekadar lolos kualifikasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata berupa prestasi gemilang bagi Indonesia.
Atlet Tunjukkan Kepercayaan Diri Tinggi
Optimisme tidak hanya datang dari pihak federasi, tetapi juga dari para atlet. Veddriq Leonardo menyatakan bahwa kondisi tim kini jauh lebih siap di banding sebelumnya.
Ia menilai bahwa proses pemulihan setelah adanya gangguan internal berjalan dengan baik. Program latihan yang kembali stabil menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan diri atlet menjelang kejuaraan.
Dengan persiapan yang semakin matang, tim panjat tebing Indonesia di yakini mampu tampil maksimal di China dan membawa pulang hasil sesuai target.