Legenda balap motor dunia – Valentino Rossi, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pertamina Mandalika International Circuit setelah merasakan langsung lintasan tersebut. Kunjungan ini menjadi momen spesial karena merupakan kali pertama Rossi mengaspal di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut. Pengalamannya di Mandalika meninggalkan kesan positif, terutama dari sisi karakter lintasan dan kualitas permukaan aspal.

Rossi yang di kenal luas dengan julukan The Doctor menilai Mandalika sebagai sirkuit yang memiliki keunikan tersendiri. Lokasi sirkuit yang berada di kawasan pesisir serta desain lintasan yang modern di nilainya memberikan pengalaman berkendara yang berbeda di bandingkan trek lain di kalender MotoGP.

Karakter Trek Mandalika yang Cepat dan Mengalir

Dalam penilaiannya, Rossi menyoroti karakter lintasan Mandalika yang cenderung cepat dan mengalir. Kombinasi tikungan yang di dominasi arah kanan membuat trek ini menantang sekaligus menyenangkan bagi pembalap. Alur lintasan yang tidak terputus memungkinkan motor melaju dengan ritme tinggi. Sehingga menuntut presisi dan konsistensi dari setiap pembalap yang melintas.

Selain itu, Rossi juga menilai bahwa desain sektor-sektor di Mandalika mampu memadukan unsur teknis dengan lintasan berkecepatan tinggi. Hal ini menjadikan sirkuit tersebut relevan untuk pengembangan kemampuan pembalap, baik dari sisi teknik maupun keberanian dalam mengambil racing line yang tepat.

Kualitas Aspal Dinilai Berstandar Tinggi

Salah satu aspek penting yang mendapat pujian khusus dari Rossi adalah kualitas aspal Sirkuit Mandalika. Menurutnya, permukaan lintasan memiliki daya cengkeram yang sangat baik serta minim gelombang. Kondisi ini menjadi faktor krusial dalam balap motor modern karena berpengaruh langsung pada stabilitas motor dan kepercayaan diri pembalap.

Aspal yang rata dan memiliki grip optimal juga mendukung performa ban serta pengaturan motor secara keseluruhan. Dengan karakteristik tersebut, Mandalika di nilai mampu memenuhi standar sirkuit internasional dan layak menjadi tuan rumah berbagai ajang balap kelas dunia.

Valentino Rosi

Kunjungan dalam Rangka Program VR46 Riders Academy

Kehadiran Valentino Rossi di Mandalika tidak terlepas dari aktivitas Pertamina Enduro VR46 Riders Academy. Program ini bertujuan untuk membina pembalap muda sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi pendukung balap motor. Dalam kunjungannya, Rossi tidak hanya turun ke lintasan, tetapi juga aktif melakukan pengamatan dari pit lane.

Ia terlibat langsung dalam diskusi bersama tim teknis dan mekanik terkait performa motor di Sirkuit Mandalika. Interaksi ini menjadi sarana penting untuk mengevaluasi bagaimana karakter lintasan memengaruhi kerja mesin, suspensi, serta komponen pendukung lainnya dalam kondisi balap sebenarnya.

Kolaborasi Pengembangan Pelumas Berperforma Tinggi

Pemantauan yang dilakukan Rossi bersama tim teknis Pertamina Lubricants merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan dalam pengembangan pelumas berperforma tinggi. Kolaborasi ini melibatkan mekanik Pertamina Enduro VR46 Racing Team dan bertujuan untuk memastikan produk pelumas mampu bekerja optimal di lintasan dengan karakter beragam seperti Mandalika.

Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, tetapi juga memperkuat kemitraan jangka panjang dalam mendukung ekosistem balap motor Indonesia. Dengan standar internasional yang di terapkan, kolaborasi ini di harapkan mampu meningkatkan daya saing industri otomotif nasional di kancah global.

Antusiasme Indonesia terhadap MotoGP

Selain memuji sirkuit, Rossi juga menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia sebagai negara dengan basis penggemar MotoGP yang sangat besar. Menurutnya, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap balap motor terlihat jelas, baik dari dukungan penonton maupun minat generasi muda untuk terjun ke dunia balap profesional.

Rossi menilai kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit dapat menjadi momentum penting bagi pembalap muda Indonesia. Dengan fasilitas berstandar dunia dan dukungan industri yang kuat, Mandalika berpotensi menjadi pusat pembinaan dan pengembangan talenta balap motor di kawasan Asia Tenggara.