Timnas Italia mulai menyusun langkah besar setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kini membidik Pep Guardiola sebagai calon pelatih baru. Langkah ini menunjukkan tekad federasi untuk mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di level internasional.

Media Italia, Sky, melaporkan bahwa FIGC telah membuka komunikasi serius dengan Guardiola. Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, memimpin langsung proses pendekatan tersebut. Ia berangkat ke Barcelona bersama Leonardo untuk bertemu dengan mantan pelatih Manchester City itu.

Pertemuan berlangsung selama tiga hari. Dalam kesempatan itu, FIGC berusaha meyakinkan Guardiola agar bersedia memimpin Timnas Italia. Federasi ingin membangun proyek jangka panjang bersama salah satu pelatih terbaik di dunia.

Apabila tercapai kesepakatan, Guardiola akan mencatat sejarah baru. Ia akan menjadi pelatih asing kedua yang menangani Timnas Italia. Selain itu, ia menjadi pelatih non-Italia pertama sejak Helenio Herrera pada era 1960-an.

Timnas Italia Ingin Memulai Era Baru

Kegagalan tampil di Piala Dunia 2026 menjadi pukulan besar bagi sepak bola Italia. Hasil tersebut memicu evaluasi menyeluruh di tubuh federasi. FIGC kemudian mencari sosok yang mampu membawa perubahan besar.

Pep Guardiola muncul sebagai kandidat terkuat. Rekam jejaknya membuat banyak pihak percaya ia mampu membangun kembali kekuatan Gli Azzurri. Selama berkarier sebagai pelatih, Guardiola selalu menghadirkan filosofi bermain yang jelas dan konsisten.

Ia sukses mengantarkan Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City meraih banyak gelar bergengsi. Kesuksesan itu membuat namanya identik dengan sepak bola modern. Karena alasan tersebut, FIGC melihat Guardiola sebagai figur yang tepat untuk memimpin regenerasi Timnas Italia.

Guardiola juga memiliki hubungan dengan sepak bola Italia. Saat masih aktif bermain, ia pernah memperkuat Brescia dan AS Roma. Ia berkompetisi di Serie A pada periode 2001 hingga 2003.

Pengalaman tersebut membuat Guardiola memahami karakter sepak bola Italia. Ia mengenal budaya kompetisinya, tekanan publik, serta tuntutan tinggi terhadap tim nasional. Faktor itu menjadi nilai tambah dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Timnas Italia

Timnas Italia Dekati Pep Guardiola Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

FIGC Bergerak Cepat Mencari Solusi

Paolo Maldini tidak ingin membuang waktu. Sebagai Direktur Teknik yang baru, ia langsung bergerak mencari sosok terbaik untuk memimpin Timnas Italia. Pendekatan kepada Guardiola menjadi salah satu langkah paling ambisius yang dilakukan federasi dalam beberapa tahun terakhir.

Pertemuan di Barcelona menunjukkan keseriusan FIGC. Federasi tidak hanya menawarkan posisi pelatih. Mereka juga menyiapkan proyek jangka panjang untuk mengembalikan Italia sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Bagi Timnas Italia, pergantian pelatih bukan sekadar perubahan di bangku cadangan. Federasi berharap keputusan ini menjadi awal kebangkitan setelah melewati periode yang sulit. Dengan pelatih berpengalaman, Italia ingin kembali bersaing di turnamen besar dan mengembalikan kepercayaan para pendukungnya.