Presiden Republik Indonesia prabowo subianto, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya. Ke kawasan Eropa dengan menjadikan Swiss sebagai destinasi berikutnya. Lawatan ini memiliki makna strategis karena bertepatan dengan penyelenggaraan forum ekonomi internasional bergengsi yang mempertemukan para pemimpin dunia, pelaku industri, serta pengambil kebijakan global. Kehadiran Presiden Indonesia di Swiss menjadi sinyal kuat atas komitmen pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi internasional.

Kedatangan Presiden di Zurich dan Penyambutan Resmi

Presiden Prabowo tiba di Zurich melalui Bandara Internasional Zurich pada Rabu sore waktu setempat. Perjalanan menuju Swiss dilakukan dengan menggunakan pesawat kepresidenan, menandai sifat resmi dan strategis dari kunjungan tersebut. Dalam penerbangan, Presiden di dampingi oleh Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, yang turut berperan dalam mendukung agenda kenegaraan selama lawatan berlangsung.

Setibanya di bandara, Presiden di sambut oleh jajaran perwakilan di plomatik Indonesia. Termasuk Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss serta Atase Pertahanan RI. Penyambutan ini mencerminkan kesiapan penuh pemerintah dalam memastikan kelancaran agenda kunjungan Presiden. Baik dari sisi di plomatik maupun protokoler.

Interaksi Presiden dengan Diaspora Indonesia di Swiss

Dari bandara, Presiden langsung menuju hotel tempatnya bermalam dengan kendaraan resmi yang telah disiapkan. Di lokasi tersebut, sejumlah warga negara Indonesia yang menetap di Swiss tampak antusias menyambut kehadiran Presiden. Interaksi singkat antara Presiden dan diaspora Indonesia berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Beberapa warga bahkan membawa bunga sebagai bentuk penghormatan dan rasa bangga atas kehadiran kepala negara di negara tempat mereka tinggal. Presiden juga terlihat menyapa anak-anak yang hadir, menunjukkan pendekatan humanis dan kedekatan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri. Kehadiran Presiden dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi diaspora untuk terus berkontribusi bagi bangsa, meskipun berada jauh dari tanah air.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Zurich, Swiss, dalam rangka menghadiri World Economic Forum 2026

Presiden Prabowo tiba di Zurich untuk hadiri World Economic Forum 2026, Swiss, Rabu (21/1/2026).

Partisipasi Indonesia dalam World Economic Forum 2026

Agenda utama kunjungan Presiden Prabowo ke Swiss adalah partisipasinya dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang di selenggarakan di Davos. Forum ini di kenal sebagai ruang diskusi strategis yang membahas isu-isu ekonomi global, stabilitas geopolitik, transformasi digital, serta pembangunan berkelanjutan.

Presiden di jadwalkan tampil sebagai pembicara dalam forum tersebut. Kehadiran Presiden Indonesia di panggung WEF menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan pandangan Indonesia terkait arah pembangunan ekonomi dunia serta posisi Indonesia sebagai negara berkembang yang terus bertumbuh dan bertransformasi.

Konsep Prabowonomics sebagai Gagasan Ekonomi Nasional

Dalam pidatonya di forum internasional tersebut, Presiden Prabowo akan memaparkan gagasan ekonomi yang menjadi landasan kebijakan pemerintahannya. Konsep tersebut di kenal dengan istilah “Prabowonomics”, yakni pendekatan ekonomi yang menekankan kemandirian nasional, penguatan sektor strategis, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Melalui Prabowonomics, Presiden berencana menjelaskan capaian-capaian pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinannya, termasuk hasil kebijakan ekonomi yang telah di terapkan sejak sebelum menjabat sebagai Presiden. Konsep ini di harapkan dapat memberikan perspektif baru dalam diskusi ekonomi global, khususnya terkait peran negara dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.

Makna Strategis Kunjungan bagi Posisi Indonesia di Dunia

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Swiss tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki arti strategis dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia. Partisipasi aktif dalam forum global seperti WEF menunjukkan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai aktor penting dalam percaturan ekonomi dunia.

Melalui penyampaian gagasan Prabowonomics, Indonesia berupaya memperkenalkan model pembangunan ekonomi yang berakar pada kepentingan nasional namun tetap relevan dengan tantangan global. Langkah ini di harapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor, memperluas kerja sama internasional, serta memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang stabil dan visioner di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.