Perkembangan industri kendaraan listrik mendorong produsen otomotif untuk terus melakukan inovasi. Dalam konteks tersebut, BYD kembali memperluas jajaran produknya dengan menghadirkan Song Ultra. Kehadiran model ini mencerminkan fokus perusahaan dalam menggabungkan performa tinggi dengan teknologi ramah lingkungan.
Selain menargetkan efisiensi energi, Song Ultra juga di arahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV listrik berdimensi besar dengan karakter agresif. Oleh karena itu, model ini di tempatkan sebagai varian tertinggi dalam lini Song.
Dimensi Besar sebagai Identitas SUV Modern
Dari sisi ukuran, Song Ultra tampil lebih dominan di bandingkan model Song lainnya. Panjang kendaraan mencapai 4.850 mm dengan lebar 1.910 mm dan tinggi 1.670 mm. Sementara itu, jarak sumbu roda 2.840 mm memberikan ruang kabin yang lebih luas serta stabilitas berkendara yang lebih baik.
Selain dimensi, bobot kendaraan juga mencerminkan karakter SUV premium. Berat kosongnya berada di kisaran 1.990 kg hingga 2.050 kg, bergantung pada konfigurasi. Dengan spesifikasi tersebut, Song Ultra di rancang untuk menghadirkan kenyamanan sekaligus ketangguhan di berbagai kondisi jalan.
Performa Tinggi dari Motor Listrik Bertenaga Besar
Aspek performa menjadi nilai jual utama Song Ultra. SUV listrik ini di bekali motor listrik berkode TZ200XYAV dengan daya maksimum mencapai 270 kW atau setara 362 hp. Angka tersebut menjadikannya sebagai varian paling bertenaga dalam keluarga Song.
Selanjutnya, performa tersebut memungkinkan kendaraan melaju hingga kecepatan maksimum 210 km/jam. Capaian ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik mampu menawarkan sensasi berkendara yang kompetitif tanpa bergantung pada mesin pembakaran internal.
Teknologi Baterai Blade dan Keamanan Energi
Sebagai sumber tenaga, Song Ultra menggunakan baterai Blade yang menjadi ciri khas BYD. Teknologi ini dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi serta daya tahan yang lebih baik dibandingkan baterai konvensional.
Di samping itu, struktur baterai Blade dirancang untuk mengurangi risiko panas berlebih dan meningkatkan efisiensi termal. Dengan demikian, aspek keselamatan dan keandalan jangka panjang tetap terjaga, sekaligus mendukung penggunaan kendaraan listrik secara berkelanjutan.

BYD Song Ultra Meluncur, Punya Tenaga Buas 362 Tenaga Kuda
Posisi Song Ultra di Antara Varian Song Lainnya
Jika di bandingkan dengan varian lain, Song Ultra menempati posisi teratas dari sisi performa. Song L DM-i dan Song Pro DM-i masing-masing hanya menghasilkan tenaga 160 kW dan 120 kW. Sementara itu, Song L EV berada di angka 230 kW.
Perbedaan ini mempertegas segmentasi produk yang di terapkan BYD. Song Ultra di tujukan bagi konsumen yang mengutamakan performa maksimal, sedangkan varian lain lebih fokus pada efisiensi dan penggunaan harian.
Inovasi Teknologi LiDAR pada Model Entry-Level
Di sisi lain, BYD juga mengembangkan teknologi bantuan mengemudi pada segmen yang lebih terjangkau. Pabrikan ini berencana menghadirkan sensor LiDAR pada model hatchback Seagull dan Dolphin untuk pasar domestik China.
Informasi tersebut terungkap melalui dokumen uji tipe yang dirilis regulator otomotif setempat. Sensor LiDAR akan di pasang di bagian atap kendaraan dan tersedia sebagai opsi tambahan.
Dampak terhadap Sistem Bantuan Mengemudi
Keberadaan LiDAR di perkirakan meningkatkan kemampuan persepsi kendaraan secara signifikan. Teknologi ini memungkinkan sistem membaca lingkungan sekitar dengan lebih akurat, terutama dalam kondisi lalu lintas yang kompleks.
Lebih lanjut, LiDAR tersebut di duga akan terintegrasi dengan sistem bantuan mengemudi lanjutan DiPilot 300 atau God’s Eye B. Sistem ini mendukung fitur keselamatan aktif serta meningkatkan kenyamanan pengemudi.
Kesimpulan
Melalui peluncuran Song Ultra dan pengembangan teknologi LiDAR, BYD menunjukkan pendekatan menyeluruh dalam inovasi kendaraan listrik. Performa tinggi, dimensi besar, serta teknologi canggih menjadi fondasi utama strategi tersebut. Oleh karena itu, langkah ini memperkuat posisi BYD dalam persaingan industri kendaraan listrik global.