PSSI – resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Pengumuman tersebut di sampaikan melalui situs resmi federasi pada Sabtu, 3 Januari 2026. Keputusan ini sekaligus menandai di mulainya babak baru bagi sepak bola nasional yang tengah berupaya meningkatkan daya saing di level internasional.

Penunjukan Herdman bukanlah keputusan mendadak. Sebaliknya, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah PSSI dalam membangun tim nasional yang lebih solid dan kompetitif. Dengan pengalaman panjang di level dunia, Herdman dinilai memiliki kapasitas untuk membawa perubahan nyata.

Antusiasme PSSI Menyambut Era Baru Timnas

PSSI menyambut kehadiran John Herdman dengan optimisme tinggi. Berdasarkan informasi yang berkembang, Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Artinya, ia berpeluang menangani Timnas Indonesia hingga 2030 apabila kinerjanya sesuai target.

Di sisi lain, rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Ia di kenal sebagai pelatih yang memiliki pengalaman langka. Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.

Selain itu, pengalaman Herdman di sepak bola putri juga sangat menonjol. Bersama tim nasional putri Selandia Baru, ia tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011. Tidak berhenti di sana, ia juga mencatat sejarah bersama Kanada dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016 secara beruntun.

Kesuksesan Bersama Timnas Putra Kanada

Keberhasilan Herdman tidak terbatas pada sepak bola putri. Setelah itu, ia membuktikan kualitasnya saat menangani tim nasional putra Kanada. Dalam periode kepemimpinannya, Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia FIFA 2022.

Prestasi tersebut menjadi sangat berarti. Kanada harus menunggu 36 tahun untuk kembali tampil di ajang tertinggi sepak bola dunia. Dengan demikian, Herdman di kenal sebagai pelatih yang mampu membangun tim secara bertahap namun konsisten.

Pendekatan taktik yang di siplin, manajemen pemain yang efektif, serta fokus pada pengembangan mental bertanding menjadi ciri khas kepelatihannya. Karakter ini di nilai sejalan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.

John Herdman resmi latih Timnas Indonesia. (Foto: FIFA.com)

Tantangan Awal Bersama Timnas Indonesia

Agenda perdana John Herdman bersama Timnas Indonesia di jadwalkan pada FIFA Series 2026. Turnamen tersebut akan berlangsung pada 23–31 Maret 2026. Ajang ini menjadi kesempatan awal bagi Herdman untuk menerapkan filosofi permainan yang di usungnya.

Sementara itu, St Kitts and Nevis telah di pastikan menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia. Meski berstatus laga uji coba, pertandingan ini tetap penting sebagai bahan evaluasi awal tim.

Melalui FIFA Series, Herdman di harapkan mulai mengenali karakter pemain, kedalaman skuad, serta aspek teknis yang perlu di perbaiki sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Harapan Baru Sepak Bola Indonesia

Penunjukan John Herdman membawa harapan besar bagi publik sepak bola nasional. Saat ini, Timnas Indonesia memiliki komposisi pemain yang semakin kompetitif. Kombinasi pemain muda, pemain berpengalaman, dan pemain yang merumput di luar negeri menjadi modal penting.

Dengan demikian, ekspektasi terhadap peningkatan performa Timnas Indonesia pun meningkat. Herdman di harapkan mampu membangun permainan yang lebih terstruktur, konsisten, dan berdaya saing di Asia.

Lebih jauh, kehadiran Herdman bukan hanya soal hasil jangka pendek. PSSI berharap terciptanya sistem dan budaya sepak bola yang berkelanjutan. Jika berjalan sesuai rencana, era baru Timnas Indonesia berpotensi menghadirkan prestasi yang lebih membanggakan di masa depan.